Tampilkan postingan dengan label bola Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bola Inggris. Tampilkan semua postingan

2013-02-23

Jonny Evans Menilai Ronaldo yang Terbaik


Semusim bersama Cristiano Ronaldo, cukup bagi Jonny Evans untuk mengetahui seberapa luar biasanya pemain asal Portugal tersebut. Pengalaman tersebut membuat Evans tak ragu menyebut Ronaldo lebih baik dari Lionel Messi.

Evans satu musim dengan Ronaldo pada 2008/2009. Bek Irlandia Utara tersebut tahu betul keseharian Ronaldo, kerja keras, dan kehebatannya. Maka dari itu, ketika disuruh memilih siapa yang terbaik di antara Ronaldo dan La Pulga, dengan tegas Evans mendaulat Ronaldo.

"Sulit untuk membandingkan mereka karena kami belum punya kesempatan untuk melihat Messi dari dekat setiap hari, sedangkan saya pernah bermain dengan Ronaldo," tutur Evans dikutip dari Soccerway.

"Saya berada di tim pertama untuk satu musim ketika Ronaldo berada di sini dan Anda semacam menerima begitu saja kualitas dia, tapi saya benar-benar tidak berpikir bisa memilih di antara mereka," lanjut Evans.

"Tapi, hanya untuk fakta saya telah melihat Ronaldo hari demi hari, dan dedikasi dia. Saya mungkin harus memilih Ronaldo," tandas Evans.

Tom Cleverley Sebut Ronaldo Lebih Baik dari Messi


Siapa yang terbaik di antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Banyak aspek yang bisa dijadikan patokan untuk menilai siapa yang terbaik. Salah satunya berapa banyak penghargaan individu yang telah diraih.

Jika ukurannya adalah award pribadi, Messi jelas lebih layak dinilai sebagai pesepak bola terbaik. La Pulga telah mendapatkan empat gelar FIFA Ballon d'Or secara beruntun.

Namun, bagi gelandang Manchester United, Tom Cleverley, prestasi wah pemain asal Argentina tersebut tidak masuk pertimbangannya untuk menilai siapa yang terbaik.

Pria berusia 23 tahun itu tetap melihat Ronaldo sebagai yang terbaik saat ini. Meskipun dirinya tidak bisa menjelaskan alasan di balik pilihannya kepada CR7.

"Saya tidak pernah bermain dengan Ronaldo. Mereka dua pemain berbeda, tetapi pada saat ini saya memilih Ronaldo," tutur Cleverley dikutip Soccerway.

2013-02-22

Dikecewakan Fernando Torres, Pelatih Tetap Membela


Manajer sementara Chelsea Rafael Benitez membela Fernando Torres setelah timnya membuyarkan harapan Sparta Praha untuk melaju ke babak 16 besar Liga Europa. Chelsea memang lolos namun bukan berkat Torres.

The Blues berhak atas tiket ke babak 16 besar berkat gol cantik Eden Hazard pada menit 92. Gol gelandang asal Belgia itu membuat skor menjadi imbang 1-1 setelah David Lafata sempat membawa Sparta unggul pada menit 17 babak pertama.

Sejak Desember 2012, Torres hanya menyumbang 1 gol dari 14 pertandingan. Itu pun hanya melawan tim kelas kedua Brentford yang berada di kompetisi League One.

"Kita boleh saja bilang Fernando tidak mencetak gol dan dia memiliki empat peluang gol. Tapi mari kita mengubahnya menjadi positif ia memiliki empat peluang," kata Benitez.

Menurut mantan bos Torres di Liverpool itu, dia kerap melihat dalam beberapa pertandingan pemain nomor punggung 9 itu tak mendapat kesempatan karena tidak berada di posisi yang pas. "Tapi bukan situasi di mana striker menghilang. Dia sudah ada di posisi dan waktu yang tepat," ujar Benitez.

Benitez melanjutkan, kiper menghentikannya, dan Torres melewatkan beberapa peluang. "Apakah kita kecewa dia tidak mencetak gol? Ya. Tapi dia masih terus memberikan semua yang terbaik untuk tim," kata Benitez.

Laporan Tribunnews: Yudie Thirzano

Menurut Benitez, dalam laga melawan Sparta, striker Spanyol itu bermain lebih baik. "Anda dapat menganalisis striker murni pada jumlah gol dia,  mungkin anda benar, tetapi ia melakukan pekerjaan besar untuk tim," kata Benitez dikutip Guardian.

Benitez menyadari tidak mudah melawan tim bermain begitu dalam, seperti Sparta, tapi Torres berhasil memenangkan bola di udara, sehingga memberi banyak pilihan bagi rekan-rekan di sekitarnya.

"Saya pikir dia bermain dengan baik. Jika dia terus bekerja seperti hari ini dan bermain seperti yang ia lakukan hari ini, dia akan mencetak gol. Saya yakin tentang itu," ujar Benitez.

Sukses Singkirkan Praha, Chelsea Bidik City


Chelsea berhasil melewati babak 32 besar Liga Europa usai bermain imbang 1-1 dengan Sparta Praha di leg 2 (agregat 2-1), Jumat (22/2) dini hari WIB. Kini sang manajer, Rafael Benitez, juga membidik kemenangan di liga domestik tatkala bertemu Manchester City.

Duel antara City dan Chelsea akan berlangsung di Etihad Stadium pada Minggu (24/2). Tim Biru bertekad membawa pulang poin penuh guna mempertahankan posisi mereka di urutan empat besar klasemen.

"Ini adalah pertandingan penting. Jika bisa menang, kami akan lebih dekat dengan City," kata Benitez seperti dikutip situs resmi The Blues.

"Akan tetapi, kami masih memiliki banyak pertandingan dan saya pikir perlombaan untuk meraih posisi empat besar akan berlangsung sampai akhir musim," imbuhnya.

Saat ini Chelsea masih berada di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 49 poin. Sementara itu, The Citizens berada di urutan kedua dengan 53 poin.

Balotelli Minta Man. City Pertahankan Mancini


Mantan striker Manchester City, Mario Balotelli, rupanya masih peduli dengan nasib mantan manajernya, Roberto Mancini. Mendengar kabar Manchini akan dipecat pemain yang kini memperkuat AC Milan itu memohon kepada petinggi klub untuk tidak memecat sang manajer.

"Tidak ada manajer yang lebih baik darinya untuk Man. City. Para pemain menyukainya. Jika mereka ditanya siapa manajer yang mereka inginkan untuk musim depan, mereka pasti akan menjawab Roberto. Dia tak hanya seorang manajer tapi juga teman," papar Balotelli kepada The Sun.

Mancini kini terancam dipecat apabila gagal mempersembahkan trofi ke Etihad Stadium. Pada musim ini City sudah gagal di Piala Liga Inggris dan Liga Champion. Sementara di Premier League sepertinya sulit bagi Man. City untuk mengulangi kejayaan di musim 2011/12.

Semasa masih bersama The Citizens, Balotelli memang kerap teribat pertikaian dengan Mancini, namun ia rupanya sangat mengagumi prestasi yang telah ditorehkan pelatih dalam membangun Man. City.

"Lihatlah kesuksesan Man. City yang dibawa Mancini ke klub itu. Piala FA dan trofi EPL pertama  untuk klub setelah 40 tahun," ungkapnya.

2013-02-21

Spurs Unggul Gol, Bale Tenang Hadapi Leg Kedua


Tottenham Hotspur mengantongi keunggulan gol saat bertandang ke markas Olympique Lyon dalam leg kedua babak 32 Besar Liga Europa, Jumat (22/2) dini hari WIB. Hal itu disyukuri oleh sang bintang, Gareth Bale.

Dalam leg pertama yang berlangsung di White Hart Lane pada 15 Februari lalu, Spurs berhasil menumbangkan Lyon dengan skor 2-1. Dua gol tim tuan rumah tercipta lewat tendangan bebas Gareth Bale.

Kemenangan di White Hart Lane membuat tugas Spurs menjadi mudah. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang saat bentrok dengan Lyon di leg kedua.

"Sangat bagus bisa mendapatkan gol di leg pertama," kata Bale seperti dikutip The Sun.

"Yang paling penting adalah kami mendapat kemenangan di pertemuan pertama. Itu memberi kami sedikit keuntungan untuk menghadapi leg kedua," imbuhnya.

Manchester United Incar Bek Berbakat Asal Ekuador


Manchester United mengincar seorang bek guna memperkuat lini pertahanan di musim 2013/14. Pemain yang sedang berada dalam radar mereka saat ini adalah Frickson Erazo.

Frickson Erazo merupakan bek yang paling bersinar di Barcelona Sporting Club (klub asal Ekuador). Talentanya mulai terpantau oleh klub-klub Eropa pasca bergabung dengan tim nasional Ekuador pada 2011.

United sudah beberapa kali memonitor Erazo. Bahkan mereka sudah mengadakan kontak dengan pemain berusia 24 tahun tersebut guna menjajaki kemungkinan pindah pada jendela transfer musim panas mendatang.

"Memang ada kontak, tapi itu tidak akan menurunkan performa saya," kata Erazo seperti dikutip Daily Mail.

"Saya mencoba untuk tidak memikirkan hal ini. Saya benar-benar tersanjung klub-klub besar Eropa menyaksikan sepak bola di negara saya. Akan tetapi, jika Anda berpikir tentang bermain dengan Real Madrid atau Manchester United, Anda berisiko kehilangan konsentrasi," imbuhnya.

Prioritas Benitez Sekarang Adalah Liga Europa


Rafael Benitez mengatakan prioritas utama Chelsea saat ini adalah pertandingan di pentas Liga Europa melawan Sparta Praha. Setelah itu baru fokus ke laga besar kontra Manchester City.

Chelsea akan menjamu Sparta Praha, Jumat (22/2) dini hari WIB, di Stamford Bridge dalam laga penentuan babak 32 Besar Liga Europa. The Blues hanya perlu bermain imbang untuk memastikan lolos ke babak 16 Besar lantaran di leg pertama berhasil menang tipis 1-0.

Setelah itu, Fernando Torres dkk. harus menjalani laga berat kontra City di Etihad Stadium, Ahad (24/2) malam WIB. Meski itu laga besar, namun bagi Benitez fokus utama Chelsea adalah pertandingan melawan Sparta Praha.

"Biasanya seorang manajer akan fokus terhadap segala sesuatu semampunya, tetapi prioritas jelas pertandingan ini. Untuk sekarang Liga Europa adalah prioritas karena kami akan bermain melawan mereka besok. Ini adalah pertandingan penting bagi kami," kata Benitez seperti dilansir Sky Sport.

"Ini adalah kompetisi penting bagi kami dan setelah itu kami akan menghadapi pertandingan besar melawan Manchester City. Kami akan lebih dekat jika mampu mengalahkan mereka, jika tidak kami harus terus melangkah maju," lanjutnya.

Lukaku Ingin Bawa West Bromwich Tampil di Eropa


Pemain pinjaman West Bromwich Albion dari Chelsea, Romelu Lukaku, mengutarakan keinginannya untuk membawa The Baggies untuk dapat mengamankan satu tiket menuju kejuaraan Eropa. Hal ini memang sulit dilakukan, namun dengan sisa 12 pertandingan di Premier League semua itu bukanlah mustahil.
 
West Bromwich Albion (WBA) yang kini tengah berada di posisi kesembilan pada tabel klasemen Premier League, terpaut tujuh poin dari Arsenal yang berada di posisi kelima, atau posisi terakhir ntuk dapat berlaga di kejuaraan Eropa pada musim depan. Hal ini tidak menyurutkan niat Lukaku untuk dapat membawa tim yang memberikan kesempatan bermain yang lebih kepadanya itu untuk dapat merasakan atmosfer pertandingan Eropa.

Performa WBA yang kini terus menurun setelah hanya mampu meraih tiga kemenangnan dari 13 pertandingan Premier League terakhir, namun kemenangan 2-0 terakhir atas Liverpool di Anfiel, dipercaya akan menjadi titik balik penampilan buruk mereka.

Lukaku yang telah mencetak 10 gol musim ini dan ikut menyumbangkan gol kemenangan atas The Reds, megatakan bahwa sasaran utamanya adalah tampil di Eropa.

"Eropa masih menjadi sasaran utama saya. Saya pikir itu adalah langkah besar berikutnya bagi saya dan tentunya bagi klub juga. Anda harus mengambil langkah-langkah seperti ini pada saat yang tepat, dan mengapa tidak untuk dapat membuat klub lebih baik pada musim depan," tutur Lukaku kepada Wolverhampton Express dan Star.

Lukaku juga mengindikasikan bahwa dirinya ingin kembali bermain di WBA pada musim depan, karena tidak melihat ada peluang besar di Chelsea untuk dapat menjadi pemain reguler.

2013-02-20

Ferguson Nilai Skuadnya Lebih Baik Dibanding 1999

Manajer Manchester United, Alex Ferguson, menganggap bahwa skuat The Red Devil sekarang, jauh lebih baik dibanding saat mereka berhasil meraih treble-winners pada musim 1998/99. United pun kini masih memiliki peluang yang besar untuk dapat mengulangi prestasi besar itu bermodalkan pemain-pemain yang ada saat ini.

Pada musim 2012/13 ini, sekali lagi Alex Ferguson mengincar untuk dapat meraih kembali prestasi terbesarnya pada musim 1998/99 itu. Peluang Ferguson untuk menjuarai tiga gelar tersebut kini sangat terbuka lebar, mengingat keunggulan 12 poin di tabel klasemen Premier League atas peringkat kedua, Manchester City, serta peluang besar di Piala FA yang telah memasuki ronde kelima atau babak 16 besar.

Mungkin kini konsentrasi terbesarnya adalah untuk memuluskan langkah mereka di Liga Champion. Kesempatan untuk melangkah lebih jauh pun terbuka lebar, karena mereka berhasil menahan Real Madrid di kandang lawan.

Ferguson kini sangat yakin bahwa skuadnya lebih baik dari saat mereka meraih treble-winner. Walaupun sulit, namun apa salahnya untuk dicoba untuk dapat mengulanginya kembali. "Kami sekarang memiliki skuad yang lebih baik dibanding dahalu. Ini memang tidak akan mudah untuk melakukannya, dan tanggung jawab dari itu semua ada di tangan saya. Masih terlalu dini untuk membicarakan hal ini, namun saya sangat yakin bahwa kami semakin dekat dengan kenangan itu," tutur Ferguson kepada BBCsport.


Strategi rotasi pemain adalah salah satu kunci keberhasilan timnya meraih treble pada musim 1998/99. "Sebelum menghadapi Real Madrid, kami melakukan rotasi saat menghadapi QPR dan Norwich, dengan demikian kami dapat menurunkan tim terbaik untuk menghadapi mereka di Old Trafford," lanjut Ferguson.